Gelapkan Uang Rp15 Miliar, Ini Bisnis Perempuan Asal Surabaya Dengan Perusahaan Di Solo

Gelapkan Uang Rp15 Miliar, Ini Bisnis Perempuan Asal Surabaya Dengan Perusahaan Di Solo
wanita scam yang menggelapkan uang sendirian

Solopos.com, SOLO – Seorang perempuan berinisial IW, 49 tahun, ditangkap Satreskrim Polresta Solo Sebab, dia diduga menggelapkan uang tunai Rp15 miliar.

Wanita asal Surabaya, Jawa Timur, merupakan komisaris perusahaan di Surabaya yang melakukan kerjasama bisnis dengan PT SHA milik AR yang berkedudukan di Solo.

Kerja sama penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi sudah berlangsung sejak pertengahan 2019. PT SHA sebagai penyedia bahan bakar minyak non subsidi sedangkan perusahaan IW membeli bahan bakar tersebut dari PT SHA untuk kemudian menjualnya kembali. Awalnya kerjasama tersebut berjalan lancar dan lancar.

Tertinggi Di Sukoharjo, Angka Kesembuhan Pada Bayi Covid-19 Mencapai 86,7 Persen

“Kerja sama dimulai sekitar pertengahan 2019. Semula kerja sama berjalan baik. Namun, pertengahan tahun ini pembayaran mulai bermasalah,” kata Kasatreskrim Polres Solo AKP Purbo Adjar Waskito mewakili Kapolres Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (4/11/2020).

Menurut Kasatreskrim, sebelum ditangkap karena diduga menggelapkan uang Rp. 15 Miliar, perempuan asal Surabaya itu menunggak pembayaran BBM ke PT SHA.

Saat menjalani pemeriksaan polisi, IW mengaku tidak bisa membayar BBM yang dibelinya dari PT SHA karena menjual BBM dengan harga murah.

Sebuah Keluarga di Jebres Solo Tolak Tes Usap Meski Berhubungan Dekat dengan Penderita Meninggal Positif Covid-19

Akibatnya, IW tidak mendapatkan keuntungan dari bisnis tersebut. Dia bahkan tidak bisa membayar tunggakan ke PT SHA. IW beralasan menjual BBM dengan harga murah agar cepat laku tanpa memikirkan untung.

Gali Lubang Penutup Lubang

Kasatreskrim mengungkapkan, dalam pemeriksaan, perempuan yang diduga menggelapkan uang dari perusahaan asal Solo itu mengaku menjual BBM ke wilayah Surabaya dan Kalimantan.

Baca:  Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Namun, dari hasil pemeriksaan polisi tidak ditemukan adanya penjualan BBM di luar Jawa oleh tersangka. “Saat kami cek ternyata tidak ada penjualan ke Kalimantan,” jelasnya.

Akankah Rudy Memimpin Grup Gibran-Teguh Saat Debat Publik Pertama Pilkada Solo?

Menurut Kasatreskrim, tersangka menggali lubang untuk menutup lubang untuk membayar tagihan ke PT SHA yang jumlahnya semakin banyak. Dia mencontohkan, tersangka memesan 10 tangki bahan bakar minyak atau BBM.

Namun, sebelum BBM ludes, tersangka kembali memesan BBM dari PT SHA. Hasil penjualan kedua dia gunakan untuk membayar pesanan pertama.

Dia menjelaskan, PT SHA telah meminta klarifikasi tersangka terkait tunggakan Rp15 miliar tersebut. Namun tersangka mengabaikannya dengan memberikan jawaban yang tidak menyenangkan.

Jelang Debat Pilkada Solo: Simulasi Bajo dengan Mantan Sekretaris Era Jokowi

Kini, perempuan itu harus dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya menggelapkan uang milik perusahaan asal Solo itu. Polisi menangkapnya di Surabaya beberapa waktu lalu dan tersangka kini ditahan di Mabes Polri.

Polisi mendakwa perempuan asal Surabaya itu dengan pasal 372 dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Postingan Menggelapkan Rp 15 Miliar, Wanita Pengusaha asal Surabaya dengan Perusahaan di Solo ini muncul pertama kali di Solopos.com.