Perlintasan Liar Jalur KA Solo-Wonogiri di Polokarto Sukoharjo Ditutup

Perlintasan Liar Jalur KA Solo-Wonogiri di Polokarto Sukoharjo Ditutup
penyeberangan liar

Solopos.com, SOLO – Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menutup penyeberangan liar di penyeberangan Solo – Wonogiri, tepatnya di Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.

Hal itu dilakukan setelah manajemen memeriksa penyeberangan Solo – Wonogiri untuk memastikan infrastruktur terpelihara dengan baik dan pelestarian aset sudah sesuai ketentuan pada Minggu (6/9/2020).

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budianto mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap penyeberangan Kota Solo – Wonogiri sekaligus menutup kembali penyeberangan liar di kawasan tersebut.

Pura-pura Muntah, 2 Penumpang Membawa Mobil Sewa di Wonogiri

Sebelumnya, pemeriksaan silang Kota Solo – Wonogiri dipimpin langsung oleh Executive Vice President (EVP) Daops VI Yogyakarta, Asdo Atrivianto. Pemeriksaan dilakukan dengan dresin, atau sejenis truk untuk mengangkut orang. Dalam kesempatan itu ia didampingi oleh Senior Manager Security, Senior Manager Asset Management, dan pejabat KAI terkait lainnya.

“Kegiatan cross check ini bertujuan untuk memastikan infrastruktur terpelihara dengan baik, menjaga aset berjalan sesuai regulasi dan melihat potensi transportasi serta menutup perlintasan sebidang tanpa pengawasan. Penyeberangan liar yang kami tutup adalah km 6 + 428 di Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, "ujarnya Solopos.com, Senin (7/9/2020).

Wonogiri Pilkada: Harjo Tuduh Josss Kubu Mulai Kampanye Curi

Lord Krishna

Eko menjelaskan, pemeriksaan ini sekaligus sebagai persiapan agar railbus Batara Kresna ke depan beroperasi. Menurutnya, banyak orang lalai mengingat rute Solo-Wonogiri sudah lama tidak digunakan karena railbus tidak beroperasi. Misalnya memarkir kendaraan di atas rel hingga penyeberangan melalui penyeberangan liar.

Karena itu, pihaknya kembali menutup penyeberangan liar di jalur itu saat pemeriksaan. PT KAI Daops VI Yogyakarta mencatat, pada 2018 sebanyak 120 perlintasan dijaga, sementara ada 240 penyeberangan ilegal.

Baca:  Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Operasi Masker di Boyolali Digelar 3 Kali Sehari

Selain itu, ada sebanyak 13 perlintasan level dan underpass jembatan layang 14. Sedangkan sebanyak 70 penyeberangan ilegal telah ditutup oleh KAI.

Rel itu jarang dipakai, masyarakat cuek. Dulu banyak kecelakaan, orang melintas sembarangan, parkir kendaraan di rel. Ini sering terjadi di depan PGS, BTC, lalu di Pasar Nguter. Fokus kita pada penyeberangan liar , jadi kami akan tutup secara bertahap, ”jelasnya.

Mengungkapkan! Positif Covid-19 PKL Malioboro Melayani Pembeli Saat Libur Panjang Tahun Baru Islam

Executive Vice President (EVP) Daops VI Yogyakarta Asdo Atrivianto menambahkan, sepanjang pemeriksaan pihaknya terus mengingatkan protokol kesehatan agar dilaksanakan secara konsisten.

Kepada seluruh petugas di lapangan agar selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) [PHBS] dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu, pekerja harus memperhatikan K3 selama bekerja, ”terangnya.

Ditutupnya Pos Perlintasan Kereta Api Solo-Wonogiri Polokarto Sukoharjo muncul pertama kali di Solopos.com.