Viral Oknum Satpol PP Batam Palak Pengemis, Terancam 5 Tahun Penjara

Viral Oknum Satpol PP Batam Palak Pengemis, Terancam 5 Tahun Penjara
Tangkapan layar dari Pengemis Batam. (Youtube / Ferry Kesuma)

Solopos.com, SOLO – Video pengemis yang mengaku uangnya dicuri oknum Dinas Sosial Batam menjadi viral di media sosial. Pengakuan pengemis ini dipublikasikan oleh Youtuber Ferry Kesuma. Berdasarkan video yang dibagikan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2020), pukul 11.30 malam.

Mengoceh tentang kisah burik dan jelita, wanita ini viral di Tiktok

Peristiwa ini terjadi di lampu merah Universitas Internasional Batam (UIB), Baloi Batam. Dalam deskripsi video yang diunggah, Ferry menjelaskan bahwa dirinya melihat angkutan pengemis. Kemudian salah satu pengemis berkaki tunggul memberontak dan meminta bantuan. Diketahui pengemis pria bernama Selamet Tarigan ini berusia 49 tahun.

Selamet mengatakan bahwa dia diangkut ke mobil oleh orang tersebut. Alih-alih dibawa ke kantor, Selamet mengaku uangnya dicuri lalu dijatuhkan di jalanan sepi.

“Saya diturunkan di jalan, ditangkap, semua uang saya diambil, tersisa hanya untuk ojek lalu dilepas di jalan. Saya tidak bisa melawan, saya tidak bohong pak,” ucapnya Slamet.

Siswa Sekolah Kejuruan Viral Menikahi Dua Pacar Dalam Seminggu

Kemudian Ferry merekam wajah para petugas baksos tersebut. Ferry pun mencoba memastikan apa yang terjadi. Jawaban dari orang tersebut, para pengemis akan dibawa ke Nongsa.

Ferry juga meminta para pekerja sosial untuk melepas topeng mereka, tetapi orang-orang ini enggan melepas topeng mereka. Kemudian elemen tersebut sepertinya terburu-buru dan segera pergi.

Dalam video berdurasi 3 menit 35 detik tersebut, terlihat mobil yang dikemudikan oleh orang tersebut. Mobil itu berjenis Suzuki APV dengan plat nomor merah BP 1036 C.

Satpol PP Semarang Operasikan Yustisi, Tapi kok meberikan jamu

Kata Pihak Terkait

Dilaporkan Suarabatam.Id jaringan Suara.com, Rabu (21/10/2020), Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam Citra Widya mengatakan, selama ini petugas sudah rutin berpatroli.

Baca:  Ide Resolusi Keuangan Tahun Baru

Patroli ini biasanya dilakukan di sejumlah perempatan tempat PMKS bisa mengemis. Terkait video yang beredar, dia menjelaskan sudah meminta keterangan dari petugas tersebut. Saat kejadian, petugas memang sedang menjalankan perintah.

Dari penuturan Citra, ada dua PMKS saat penertiban. Satu laki-laki dan satu perempuan. Ketika pengemis laki-laki itu hendak diamankan, dia tidak mau dan berteriak. Hal ini menyebabkan banyak pengendara berhenti dan akibatnya terjadi kemacetan.

Oleh karena itu, petugas tidak mengamankan satu pengemis tersebut dan segera menyerahkan satu orang PMKS, yang kemudian diamankan ke Nilam Suri untuk pembinaan.

Mengejar Grobogan untuk Menghancurkan Bukti, Simbol Perlawanan

Selain itu, Kepala Satpol PP Kota Batam, Salim memberikan informasi bahwa keempat polisi tersebut merupakan anggota Satpol PP Kota Batam yang memang diperbantukan di Dinas Sosial Kota Batam. Menurut informasi yang beredar, salah satunya berstatus ASN. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kebenaran pemerasan tersebut.

Saat ini oknum Satpol PP tersebut masih diperiksa oleh Kepri. Ini termasuk pengemis yang mengaku sering mencuri uangnya oleh petugas. Sedangkan untuk Ferry selaku pencatat, belum bisa dipastikan apakah dirinya juga diperiksa atau tidak.

Direktur Tindak Pidana Umum Polda Kepri Kombes Pol Arie Darmanto mengatakan, jika keempat orang tersebut terbukti melakukan tindak pidana, akan dijerat pasal 368 UU KUHP. Undang-undang mengatur penyitaan dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Video Youtube Pengemis Batam

Postingan Viral Orang Satpol PP Batam Pengemis, Terancam 5 Tahun Penjara muncul pertama kali di Solopos.com.